KCE Logo

PT KDL Terapkan Badge Karyawan Sebagai Alat Transaksi Elektronik

May 13, 2019

Share:

Share on FacebookConnect on LinkedIn

Sebagai bagian dari implementasi nilai perusahaan Newness dan bentuk respon atas budaya cashless, Manajemen dan Karyawan PT Krakatau Daya Listrik (PT KDL) kini menjadikan kartu badge Karyawan Organik sebagai Tap Cash atau dikenal sebagai uang elektronik. Kebijakan elaborasi antara kartu badge dengan uang elektronik ini bertujuan untuk memudahkan seluruh karyawan dalam menghadapi trend cashless yang telah banyak diimplementasikan di berbagai merchant di Indonesia.

Untuk mengaplikasikan kebijakan ini, Manajemen PT KDL bekerjasama dengan PT Bank Negara Indonesia (BNI) dalam proses produksi dan pemasangan nomor RFID di masing-masing kartu badge karyawan. Penunjukan BNI sebagai mitra selain sebagai upaya memudahkan dan menguatkan sinergi BUMN, juga membantu karyawan mendapatkan akses pembayaran cashless di beragam merchant.

Seperti diketahui, Tap Cash BNI merupakan Uang Elektronik pengganti Uang Tunai yang dapat diisi ulang dan dapat digunakan untuk pembayaran pada merchant-merchant yang bekerjasama dengan BNI. Adapun karakteristik yang paling menonjol dari Tap Cash BNI adalah transaksi pembayaran menjadi lebih cepat, terhindar dari uang lecek atau palsu, tanpa minimum transaksi, dapat diisi ulang dengan saldo maksimum satu juta rupiah dan terakhir dapat dipindahtangankan.

Telah banyak merchant yang menerima Tap Cash BNI ini antara lain, Gerbang Tol di Sumatera, Jawa, Bali dan Sulawesi; Bus Transjakarta, Kereta Commuter Line, E-Parkir Reska, Alfamart, Lawson, Indomart, Beberapa tempat wisata, Area Parkir Bandara Soekarno Hatta, kantin Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gajah Mada (UGM) serta masih banyak lainnya.

Menurut Direktur Keuangan dan Administrasi PT KDL, Anie S. Handayani, kebijakan untuk mengelaborasikan antara kartu badge karyawan dengan uang elektronik adalah agar karyawan dapat menyelaraskan diri dengan trend global yang mulai meninggalkan uang tunai sebagai alat transaksinya. “Salah satu nilai perusahaan PT KDL adalah Newness yang berarti selalu berinovasi dan beradaptasi terhadap perkembangan zaman serta kondisi bisnis yang berubah-ubah sepanjang waktu agar dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” tegas Anie. Dengan mengaplikasikan Tap Cash sebagai alat transaksi maupun tanda pengenal masuk ke lingkungan plant PT KDL, maka secara tidak langsung seluruh karyawan telah menjalankan nilai turunan mampu beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Hal inilah yang diharapkan menjadi pembuka inovasi-inovasi lainnya yang dapat diaplikasikan di PT KDL.

Rencananya kerjasama ini akan berlangsung hingga beberapa tahun kedepan dan dapat dijalankan untuk beberapa hal terkait finansial lainnya. (hag/KDL)