KCE Logo

Think Green, Act Green. Langkah Revolusioner KDL Tanpa Sampah Plastik

1 Agustus 2019

Bagikan:

Share on FacebookConnect on LinkedIn

Sebuah gagasan revolusioner dalam menyayangi lingkungan mulai digalakkan di PT Krakatau Daya Listrik (PT KDL). Hal pertama yang siap dijalankan adalah dengan mengampanyekan hidup bersih tanpa sampah plastik di seluruh area wilayah PT KDL. Sejak 15 Juli lalu telah diresmikan sebuah gerakan #NoPlastic di seluruh lingkungan PT KDL, mulai dari lingkungan perkantoran begitupun di plant pembangkit. Gerakan #NoPlastic ini berlandaskan pada sebuah tindakan mengendalikan sampah plastik sekali pakai yang menurut penilaian Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan cukup berbahaya dalam jangka panjang bagi manusia.

Secara rinci, implementasi gerakan tanpa sampah plastik di PT KDL ini dibagi menjadi tiga wilayah cakupan utama yaitu di wilayah Perkantoran, Wilayah Kantin dan DayliMart (minimarket milik Koperasi KDL). Ketiga wilayah tersebut terindikasi menggunakan sampah plastik paling besar dalam kegiatan sehari-hari. Oleh karena itu ada beberapa himbauan yang diterapkan secara simultan di masing-masing area tersebut.

Untuk di wilayah perkantoran, penggunaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) botol dan cup sudah dihilangkan dan diganti sepenuhnya dengan Gelas yang disediakan perusahaan atau membawa tumbler sendiri dari rumah. Hal ini juga berlaku untuk keperluan konsumsi makan dan minum rapat, diharapkan sudah mulai tidak menggunakan kemasan plastik/styrofoam (piring, dus, tampah dll). Terakhir, di setiap area perkantoran yang konsentrasi karyawannya tinggi akan ditempatkan tempat pembuangan dengan kategorisasi sampah organik dan non organik.

Selain perkantoran, di area kantin diterapkan pula himbauan untuk pengunjung dapat menyantap makanan yang dijual-belikan secara langsung di area kantin atau membawa sendiri kotak makan apabila hendak di bungkus. Kantin PT KDL kini tidak menyediakan pembungkus plastik, styrofoam ataupun kertas coklat.

Tak lupa, Dayli Mart sebagai penyedia kebutuhan sehari-hari juga sudah tidak menyediakan kantong plastik untuk keranjang belanjaannya. Pengunjung disarankan untuk membawa totebag sendiri (bagi karyawan disediakan oleh perusahaan) atau membelinya secara langsung di DayliMart. Seluruh kebijakan implementasi ini didukung oleh SMKDL.

Dalam briefingnya saat acara peresmian Kampanye No Plastic, Think Green Act Green, Plt.Direktur Utama PT KDL, Gersang Tarigan menyampaikan, agar dapat berjalan dengan baik, PT KDL harus kompetitif dalam mengarungi persaingan bisnis global. “Untuk itu ada tiga pilar yang harus dimiliki oleh personil dalam organisasi yaitu adaptif, produktif dan inovatif. Adaptif yaitu kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman, produktif dalam menghasilkan produk-produk yang unggul serta inovatif, dimana identik dengan kemampuan kreatif dalam mengembangkan sebuah karya,” jelasnya.

Karena itu, masih ditambahkan oleh Gersang Tarigan, saat ini KDL perlu mengelola aktivitas dalam organisasi. Apabila tidak memberikan nilai tambah akan dievaluasi, dan bila aktivitas tersebut terbilang efektif dan efisien akan terus digalakkan. Mengacu pada gerakan Think Green Act Green yang diinisiasi oleh Direksi dan Tim Budaya Perusahaan, Gersang menyatakan akan mendukung penuh dan kedepannya setelah masa sosialisasi berakhir akan menerapkan reward and punishment terkait program tanpa sampah plastik ini.

Sebagai pengingat, berikut adalah kebiasaan yang perlu diterapkan dalam keseharian : biasakan menggunakan tas daur ulang saat berbelanja atau membawa barang, usahakan mendaur ulang apapun yang bisa kita daur ulang walau sekecil apapun, pilah-pilah sampah berdasarkan kategorinya, bersihkan apapun yang telah digunakan dan kurangi penggunaan sampah plastik mulai dari yang terkecil seperti sedotan. (hag)