
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, melalui anak usahanya PT Krakatau Daya Listrik (KDL) meresmikan beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop di plant perusahaannya dengan kapasitas daya 102 kWp (Kilo Watt Peak), Jumat (17/7/2020).
Peresmian PLTS Rooftop PT KDL ini turut dihadiri oleh jajaran direksi, komisaris, manager, dan juga perwakilan karyawan, baik yang tergabung dalam kehadiran offline maupun online via aplikasi Zoom.
Pengoperasian PLTS Atap ini diketahui merupakan yang pertama di Kota Cilegon, sebagai bentuk dukungan PT KDL terhadap penggunaan energi ramah lingkungan di Kota Baja.
Teknologi ini juga sebagai bukti komitmen PT KDL sebagai perusahaan energi yang sedang mengembangkan bisnisnya ke bidang energi terbarukan.
Gersang Tarigan selaku Direktur Utama PT KDL, mengapresiasi atas keberhasilan tim dalam pilot project PLTS Rooftop ini.

Proyek yang dilaksanakan oleh tim yang dipimpin Erwin Pramono ini berhasil diselesaikan dalam waktu 2,5 bulan dengan investasi senilai kurang lebih Rp 1,1 Miliar.
PLTS ini merupakan sebuah pilot project PT KDL dalam bidang energi terbarukan dengan memanfaatkan area rooftop dari bangunan Mainstation 150 kV yang berada di dalam area PT KDL dengan luas area 864 m2.
Gersang Tarigan juga mengungkapkan, bahwa sudah seharusnya PT KDL selaku perusahaan energi mulai merambah ke energi terbarukan dan siap untuk menjadikannya salah satu bisnis perusahaan.
"Teknologi ini menjadi salah satu metode untuk menurunkan emisi yang dihasilkan oleh unit pembangkit. Pengembangan dan pemasangan PLTS ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung Kota Cilegon sebagai salah satu daerah industri yang terdepan dalam hal upaya pengembangan energi bersih," ujarnya.

Dirut juga berharap kedepannya akan terus ada ide-ide kreatif yang berkembang dari manajemen maupun karyawan, terutama dalam pengembangan bisnis energi terbarukan demi kemajuan PT KDL.
“Semoga dengan berhasilnya proyek PLTS Rooftop ini akan menjadi awal dari kemajuan pengembangan bisnis KDL ke depan, khususnya dalam bidang energi terbarukan," tandasnya. (AP)